BUMDes Batanghari Ikuti Bimtek Laporan Keuangan

BUMDes Batanghari Ikuti Bimtek Laporan Keuangan

Bimtek Laporan Keuangan BUMDes

Serah terima pengurus BUMDes pada Musdes Reorganisasi Desa Banjarrejo
LAMPUNG TIMUR (dayadesainstitute.com) Untuk mencapai kondisi BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang benar-benar sehat maka harus melalui beberapa langkah penting untuk diselesaikan. Desa-desa di Kecamatan Batanghari berkomitmen untuk turut serta mensukseskan program pemerintah pusat terkait revitalisasi BUMDes dalam menyambut Tahun 2021.

Salah satu langkah penting penyehatan BUMDes adalah peningkatan kapasitas bagi para pengurus BUMDes dalam membuat laporan keuangan BUMDes secara tertib dengan standar akuntansi yang memadai.

Hal tersebut disampaikan oleh Abdul Wahab, S.Pd., Pendamping Desa Kecamatan Batanghari, saat diwawancarai pada acara Bimtek Laporan Keuangan BUMDes yang digelar oleh pemerintah desa di Kecamatan Batanghari bekerja sama dengan Daya Desa Institute, lembaga yang komitmen dalam upaya pemberdayaan masyarakat desa (26/12/20).

“Laporan keuangan yang standar dan penerapan mekanisme pelaporan secara tertib merupakan salah satu kunci keberhasilan BUMDes, selain urusan unit usaha. Walaupun usaha BUMDes lancar dan mendapat keuntungan yang besar, tetapi tidak didukung sistem pelaporan keuangan yang tertib maka dapat dipastikan akan menimbulkan permasalahan keuangan BUMDes,” terang Abdul Wahab.

Kasi PMD Kecamatan Batanghari, Ahmad Sabur, S.IP. juga sangat mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan sangat berharap seluruh BUMDes mampu menopang perekonomian masyarakat desa.

“Kegiatan semacam ini harus digiatkan agar tidak ada lagi pengurus BUMDes yang mengeluhkan terkait standarisasi laporan keuangan dan sulitnya membuat laporan keuangan. Saya meyakini bahwa ini adalah langkah positif yang dapat mendukung proses revitalisasi BUMDes,” ujar Sabur.

Dalam Bimtek Laporan Keuangan BUMDes ini juga dimasukkan materi tambahan tentang tupoksi pengurus dan berbagai hal penting dalam pengelolaan BUMDes berdasarkan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 4 Tahun 2015.

Sementara menurut Muhdori, SE, Tenaga Ahli PEMD P3MD yang membidangi perihal BUMDes di Kabupaten Lampung Timur, kegiatan ini sangat bagus untuk dilakukan juga oleh desa-desa lain, terutama bagi desa yang masih kurang dalam hal pemahaman pengelolaan BUMDes dan kesulitan dalam membuat laporan keuangan.

“Kami siap berkoordinasi dan terus berdiskusi terkait kegiatan ini agar dapat berkembang lebih baik dan lebih besar. Saya sangat mengapresiasi teman-teman perangkat desa, pendamping desa maupun lokal, dan para pejuang pemberdayaan di Lembaga Daya Desa Institute yang selalu bersemangat mengajak saya untuk mendiskusikan BUMDes. Agenda ini memang beberapa kali sudah kami diskusikan, teman-teman di Daya Desa Institute dan pendamping desa juga selalu mengajak saya dalam membuat maupun menyusun konsep penyehatan BUMDes. Standar laporan keuangan akan terus kita benahi agar lebih baik dan mudah dipahami pengurus BUMDes. Semoga dapat terus dikembangkan untuk pencapaian BUMDes sehat dan berjaya. Ini adalah saat yang tepat, mengingat prioritas penggunaan Dana Desa di Tahun 2021 salah satu poin pentingnya ada di pemulihan ekonomi pasca covid-19 dan pencapaian SDGs Desa yang dapat diwujudkan melalui BUMDes,” pungkas Muhdori. || ARIS

Pengurus BUMDes antusias ikuti BIMTEK Laporan Keuangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *