Strategi Jitu TPP Lamtim Terapkan SDGs Desa

Strategi Jitu TPP Lamtim Terapkan SDGs Desa

LAMPUNG TIMUR (dayadesainstitute.com) – Menyikapi banyaknya pertanyaan dari masyarakat dan perangkat desa serta memenuhi target agenda nasional tentang penggunaan dana desa Tahun 2021, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) P3MD Kabupaten Lampung Timur menggelar FGD (Fokus Group Discussion) di kantor TPP P3MD Lampung Timur pada Kamis, 3 Desember 2020.

Menurut Riza Allatif, S.Sos., selaku Koordinator Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Lampung Timur, tujuan GGD ini adalah untuk memahami kebijakan prioritas penggunaan dana desa tahun 2021, memahami 10 SDGs Desa, dan mendetilkan program serta kegiatan berdasarkan 10 SDGs Desa yang diproyeksikan menjadi lampiran pada Peraturan Bupati Lampung timur tentang Petunjuk teknis Pelaksanaan Penggunaan Dana Desa Tahun 2021.

Peserta FGD yang terdiri dari perwakilan pendamping desa (koordinator pendamping kecamatan) Se-Kabupaten Lampung Timur dan dipandu serta difasilitasi tim tenaga ahli P3MD Lampung Timur.

Riza Allatif menjelaskan bahwa saat ini perlu pemahaman, pendalaman, hingga kepada pembahasan untuk menentukan langkah-langkah konkrit berupa program maupun kegiatan yang dapat diterapkan oleh desa untuk implementasi pemenuhan SDGs Desa pada perencanaan pèmbangunan Tahun 2021.

“Pendamping desa yang menjadi peserta FGD dibagi menjadi lima kelompok yang masing-masing membahas 2 SDGs. Program SDGs merupakan agenda internasional yang memuat hingga 18 SDGs, tetapi sesuai permendes saat ini difokuskan pada 10 SDGs yang disebut dengan istilah SDGs Desa,” papar Riza.

Sementara menurut Sari Nuryati, TA PP P3MD Lampung Timur, kegiatan FGD ini diyakini sebagai strategi dan langkah penting dalam memaksimalkan target penyelesaian APBDes Tahun 2021 sehingga selain tepat waktu juga mampu memenuhi agenda nasional.

“APBDes Tahun 2021 harus selesai Bulan Desember 2020 ini. Untuk itulah pelaksanaan FGD ini menjadi penting agar implementasi dari Pemendes PDTT Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 dapat terakomodir dalam APBDes yang sedang disusun,” ujar Sari optimis.

Sebagaimana yang tertuang dalam Permendes PDTT Nomor 13 Tahun 2020, desa diharapkan menggunakan dana desa untuk tiga prioritas yang salah satunya adalah program nasional sesuai kewenangan desa, yaitu SDGs Desa.

“Untuk lebih mengoperasionalkan program dan jenis kegiatan prioritas yang manjadi fokus penggunaan Dana desa tahun 2021, kiranya perlu dilaksanakan FGD tahap awal, khusunya membreakdown indikator 10 SDGs Desa menjadi program dan kegiatan yang real dan sangat mungkin dilaksanakan oleh desa,” lanjut Riza.

Menanggapi kegiatan ini, TA TTG, Wahid Hamdan, S.Si., menyatakan bahwa pendekatan yang diterapkan dalam FGD ini adalah Pendidikan Orang Dewasa (POD), peserta menjadi pusat kegiatan dan pemegang peran utama.

“Sharing, curah pendapat, diskusi pengalaman menjadi bagian penting dalam FGD ini. Kemampuan berefleksi dan berpikir secara mendalam dan luas menjadi modal yang sangat penting dalam merumuskan gagasan dan menyampaikan secara tepat program dan kegiatan desa tahun 2021 berdasarkan indikator dalam SDGs Desa,” ujar Wahid.

FGD ini dilaksanakan menjadi satu paket kegiatan IST (In Service Trainning) yang dilaksanakan oleh TAPM Kabupaten Lampung Timur. Dalam kesempatan ini juga Rahma Angelia, ST, memaparkan tentang pelaksanaan dana desa Tahun 2021 yang harus menggunakan pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Demikian juga Aris Suhaimi, selaku TA PSD, tidak lupa mengingatkan kepada pendamping untuk mengawal dan mendampingi desa terkait Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang tergabung dalam Rumah Desa Sehat (RDS).

FGD yang diikuti dengan antusias oleh para korcam ini dilaksanakan untuk mendapatkan informasi penting terkait program dan kegiatan prioritas penggunaan Dana desa Tahun 2021 berdasarkan tujuan pencapaian 10 SDG’S Desa.

Adapun 10 SDGs desa yang menjadi fokus pembahasan FGD ini adalah:
1) Desa tanpa kemiskinan;
2) Desa tanpa kelaparan;
3) Desa sehat sejahtera;
4) keterlibatan perempuan Desa;
5) Desa berenergi bersih dan terbarukan;
6) pertumbuhan ekonomi Desa merata;
7) konsumsi dan produksi Desa sadar lingkungan;
8) Desa damai berkeadilan;
9) kemitraan untuk pembangunan Desa; dan
10) kelembagaan Desa dinamis dan budaya Desa adaptif.

FGD dilaksanakan dengan mengacu Permendes PDTT Nomor 13 Tahun 2020 Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2021, Panduan SDG’S Desa, Daftar Usulan Kegiatan tahun 2020 yang belum terlaksana/masih relevan menjadi Prioritas tahun 2021 dan dituangkan dalam Form Isian FGD.

Pada akhir acara, Riza Allatif menegaskan bahwa hasil FGF ini akan dijadikan bahan untuk diplenokan bersama Dinas PMD Lampung Timur dan instansi terkait guna memperoleh acuan kegiatan yang lebih operasional dan menjadi lampiran pada Peraturan Bupati Lampung timur tentang Petunjuk teknis Pelaksanaan Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021. || Aris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *