KOSTI Lamtim Sukses Dibentuk

Peserta Pembentukan KOSTI Lampung Timur bersama Ketua KOSTI Lampung (Foto by Aris)

LAMTIM (dayadesainstitute.com) – Akhirnya, setelah sekian lama eksis tanpa wadah legal yang menaungi, kini para onthelis dan komunitas pecinta sepeda tua di wilayah Kabupaten Lampung Timur hampir dapat dipastikan memiliki organisasi berskala nasional yang bakal menjadi wadah untuk sama-sama memajukan gerakan bersepeda tua di Lampung Timur.

Diinisiasi tiga komunitas sepeda tua, yang terdiri dari Gasela-42 dari Kecamatan Batanghari, Senopati dari Kecamatan Pekalongan, dan Classon dari Kecamatan Sekampung, akhirnya hari ini (Minggu, 20 September 2020), para onthelis Lamtim sukses menggelar Musyawarah Pembentukan KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indonesia) Kabupaten Lampung Timur.

Pembentukan KOSTI Lamtim yang digelar di kediaman ketua komunitas Senopati ini diawali dengan pemberian mandat dari Ketua KOSTI Provinsi Lampung kepada tujuh orang perwakilan tiga komunitas di atas beberapa waktu lalu. Setelah para pemegang mandat mengadakan beberapa kali pembicaraan dan pertemuan serta melakukan identifikasi terhadap keberadaan komunitas-komunitas sepeda tua yang ada di Lampung Timur akhirnya disepakati jadwal Pembentukan KOSTI Lamtim hari ini.

Menurut Sugeng, anggota Komunitas Senopati, yang sangat aktif bergerilya menghubungi para onthelis, sebetulnya banyak komunitas sepeda tua di Lamtim, namun saat ini memang belum terdata secara lengkap.

“Berdasarkan hasil identifikasi dua minggu ini, komunitas sepeda tua di Lamtim terdeteksi ada di wilayah Purbolinggo, Way Jepara, Raman Utara, bahkan hingga Jabung. Dan mungkin saja masih banyak lagi para¬†onthelis¬†yang tersebar di 24 kecamatan. Beberapa sudah ada kontak personnya dan terkait agenda hari ini mereka sudah menyanggupi untuk hadir. Namun, mungkin karena ada kendala, hari ini mereka tidak bisa hadir dan menyatakan idem dengan hasil keputusan musyawarah,” papar Sugeng.

Dihadiri Ketua KOSTI Provinsi Lampung, Tutut Jatmika, MS., dan utusan beberapa komunitas, peserta pembentukan KOSTI Lampung Timur melakukan diskusi dan pembahasan hingga melahirkan kesepakatan formasi atau susunan pengurus KOSTI Kabupaten Lampung Timur Periode Tahun 2020-2024 sesuai aturan dalam AD ART KOSTI yang menyatakan masa jabatan pengurus adalah empat tahun.

Berikut susunan pengurus KOSTI Lampung Timur yang terpilih berdasarkan musyawarah mufakat:
1. Ketua : Drs. H. Darmawan Setiabudi, MM
2. Wakil Ketua 1 : Yudi Pramono, S.Pd.
3. Wakil Ketua 2 : Monday S.
4. Sekretaris 1 : Aris Hadianto, S.Pd.
5. Sekretaris 2 : Sugeng Subagyo
6. Bendahara : Siswanto
7. Bidang-Bidang:
A. Humas :
– Nurcholis
– Tri Handoko
– Sukirman
B. Publikasi dan Dokumentasi:
– Hartono
– Widodo
– Dwi Hermanto
C. Dana Usaha:
– Budianto
– Saipul Anam
– Eko Porsim

Dalam sambutannya, Ketua KOSTI Lampung yang akrab dipanggil Mas Tutut, mengapresiasi suksesnya pembentukan KOSTI Lampung Timur dan sekaligus memberikan pengarahan terkait hal-hal teknis pengelolaan organisasi KOSTI.

“Pembentukan KOSTI dengan cara musyawarah mufakat ini patut diapresiasi. Saya ucapkan selamat kepada pengurus terpilih. Untuk bidang-bidang memang tidak diatur dalam AD ART sehingga dapat dibentuk sesuai kebutuhan. Segera lakukan pendataan untuk keanggotaan KOSTI Lamtim secara menyeluruh, kalau perlu segera rencanakan untuk menerbitkan kartu anggota/KTA KOSTI. Saat ini anggota KOSTI seluruh Indonesia mencapai delapan juta orang, angka belum termasuk yang di sini,” papar Tutut.

Tutut juga menjelaskan bahwa pada Tahun 2018 terjadi perubahan mendasar pada AD ART KOSTI, yang semula kabupaten dipimpin oleh koordinator wilayah (korwil) saat ini disebut pengurus kabupaten/kota dan dipimpin oleh ketua KOSTI kabupaten/kota.

“Selalu ikuti aturan yang ada dalam AD ART, semua diatur di situ, dari keanggotaan hingga penggunaan logo maupun cap organisasi. Untuk Lampung, harap selalu budayakan 5 S: sehat, senang, sedulur, sosial, dan sejahtera. Tingkatkan ikatan emosional antar onthelis dengan agenda-agenda touring budaya,” papar Tutut.

Sementara Ketua KOSTI Lamtim terpilih, Drs. H. Darmawan Setiabudi, MM., menyatakan kesiapannya memajukan komunitas sepeda tua di Lampung Timur.

“Terima kasih atas kepercayaan teman-teman kepada saya. Semoga saya mampu mengemban amanah ini. Kerjasama dari semua pengurus yang terbentuk sangat diharapkan demi kemajuan bersama,” ujar Darmawan.

Di akhir acara, Tutut menjelaskan bahwa hasil musyawarah pembentukan hari ini dituangkan dalam berita acara dan dilaporkan ke KOSTI Provinsi Lampung.

“Laporan hasil pembentukan hari ini menjadi dasar untuk menerbitkan SK pengurus dan pelaksanaan pengukuhan KOSTI Lampung Timur. Saat ini KOSTI di tingkat kabupaten/kota untuk Provinsi Lampung baru lima, seperti Bandar Lampung, Metro, Lampung Tengah, dan Pringsewu. Sekarang Lamtim, sebentar lagi menyusul Lampung Selatan, semoga semua berjalan lancar dan sukses” pungkas Tutut. (ARIS-R1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *